Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan

Spiritualpreneurships

| Rabu, Maret 17, 2010
Setelah lihat dan baca artikel dari situs ini,
ternyata menarik juga untuk berbagi ke yang lain tentang apa itu Spiritualpreneurships, biar lebih jelas, silahkan baca saja. Nice read guys .

SpiritualpREneurship itu adalah cara berwiraswasta melalui property dengan cara yang syariah. Metode ini ditemukan oleh Nasrullah, seorang anggota pengurus MUI Depok, yang sekarang menjadi Owner “The Orchid Realty” Developer Syariah pertama di Indonesia (versi Metro TV).


Nah menariknya, beliau menggali potensi dari sumber kekayaan umat Islam terdahulu. SpiritualpREneurship melihat bagaimana Islam bisa berjaya pada saat itu sehingga pada masa itu seorang petugas zakat hampir tidak menemukan seorang pun yang layak untuk mendapatkan zakat.
Untuk lebih lanjutnya silahkan klik untuk melihat konsep bisnis spiritualpREneurship.
Nah, anehnya kok kenapa harus di bidang property. Berikut kutipan dari penemu metode spiritualpREneurship ini.
1. Karena sahabat kaya raya lewat properti
2. Karena Allah tidak ciptakan bumi yang kedua, sehingga harganya makin mahal
3. Karena harga properti naik terus dan tidak fluktuatif
4. Karena properti adalah investasi terbaik dan teraman
5. Karena properti memiliki dua keuntungan : Capital gain dan cash flow
6. Karena bumi ini harus diwarisi oleh kaum yang taat kepada Allah saja.


Menurut saya, ada beberapa manfaat yang didapat jika kita mengikuti program ini:
1. Konsep bisnis property islami spiritualpREneurship ini, dapat memacu kita untuk memotivasi rasa entrepreneurship (kewirausahaan) kita. Mungkin spiritualpREneurship juga dapat diaplikasikan untuk bidang lain selain property.
2. Dengan konsep yang Islami, sesuai syariat, otomatis kita juga belajar kembali tentang Islam dari sisi ekonomi. Nah tentunya nambah ilmu dunia akhirat, nambah pahala juga dong.
3. Program reseller yang ditawarkan spiritualpREneurship ini (terutama bagi internet marketer), selain kita mendapatkan komisi, kita juga akan mendapatkan pahala, insya Alloh, karena telah menyebarkan sesuatu yang menurut Saya sangat baik. :D
Ya, mungkin itu hal-hal yang keuntungan dapat saya lihat dari spiritualpREneurship. Semoga konsep ini dapat membawa kita menjadi kaya raya, dunia akhirat, tentunya juga dengan berusaha, berdo’a, dan tawakkal kepada Alloh.
Bagi Anda yang berminat mengikuti program ini bisa klik di sini.

Keberkahan Keikhlasan

| Rabu, Maret 10, 2010

Alangkah bahagianya ketika kita mempunyai dua kekayaan, selain kaya harta sebenarnya ada kekayaan yang paling berharga, yaitu kekayaan hati. Untuk mencapai kekayaan hati bisa dimulai dari yang namanya keihklasan .
 Apa itu Ikhlas ?
 Ikhlas, suatu kata yang sudah tidak asing lagi di telinga kaum muslimin. Sebuah kata yang singkat namun sangat besar maknanya. Sebuah kata yang seandainya seorang muslim terhilang darinya, maka akan berakibat fatal bagi kehidupannya, baik kehidupan dunia terlebih lagi kehidupannya di akhirat kelak. Ya itulah dia, sebuah keikhlasan. Amal seorang hamba tidak akan diterima jika amal tersebut dilakukan tidak ikhlas karena Allah.
Allah berfirman yang artinya ” Maka sembahlah Allah dengan mengikhlaskan agama kepada-Nya.” (Az Zumar : 2) .
Keikhlasan merupakan syarat diterimanya suatu amal perbuatan di samping syarat lainnya yaitu mengikuti tuntunan Rasulullah Shollallahu alaihi wasallam .
ibnu Mas’ud Rhodiyallahu anhu berkata “Perkataan dan perbuatan seorang hamba tidak akan bermanfaat kecuali dengan niat (ikhlas), dan tidaklah akan bermanfaat pula perkataan, perbuatan dan niat seorang hamba kecuali yang sesuai dengan sunnah (mengikuti Rasulullah Shollallahu alaihi wasallam)”.

Saudaraku yang semoga dicintai oleh Allah, sesungguhnya yang diwajibkan dalam amal perbuatan kita bukanlah banyaknya amal namun tanpa keikhlasan. Amal yang dinilai kecil di mata manusia, apabila kita melakukannya ikhlas karena Allah, maka Allah akan menerima dan melipat gandakan pahala dari amal perbuatan tersebut. Abdullah bin Mubarak berkata “Betapa banyak amalan yang kecil menjadi besar karena niat, dan betapa banyak pula amal yang besar menjadi kecil hanya karena niat”. Rasulullah Shollallahu alaihi wasallam bersabda : “Seorang laki-laki melihat dahan pohon di tengah jalan, ia berkata : demi Allah aku akan singkirkan dahan pohon ini agar tidak mengganggu kaum muslimin, Maka ia pun masuk surga karenanya” (HR Muslim). Lihatlah saudaraku,  betapa kecilnya amalan yang dia lakukan, namun hal itu sudah cukup bagi dia untuk masuk surga karenanya. Dalam hadits lain Rasulullah Shollallahu alaihi wasallam bersabda : “Dahulu ada seekor anjing yang berputar-putar mengelilingi sumur, anjing tersebut hampir-hampir mati karena kehausan, kemudian hal tersebut dilihat oleh salah seorang pelacur dari bani israil, ia pun mengisi sepatunya dengan air dari sumur dan memberikan minum kepada anjing tersebut, maka Allah pun mengampuni dosanya ” (HR Bukhari Muslim).  Subhanallah, seorang pelacur diampuni dosanya oleh Allah hanya karena memberi minum seekor anjing, betapa remeh perbuatannya di mata manusia, namun dengan hal itu Allah mengampuni dosa-dosanya. Maka bagaimanakah pula apabila seandainya yang dia tolong adalah seorang muslim ?. Dan sebaliknya, wahai saudaraku, amal perbuatan yang besar nilainya, seandainya dilakukan tidak ikhlas, maka hal itu tidak akan berfaedah baginya. Dalam sebuah hadits dari Abu Umamah Al Bahili , dia berkata : seorang laki-laki datang kepada Rasulullah dan bertanya : wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu tentang seseorang yang berperang untuk mendapatkan pahala dan agar dia disebut-sebut oleh orang lain, maka Rasulullah pun menjawab : Dia tidak mendapatkan apa-apa. Orang itu pun mengulangi pertanyaannya tiga kali, Rasulullah pun menjawab : Dia tidak mendapatkan apa-apa. Kemudian beliau berkata : Sesungguhnya Allah tidak akan menerima suatu amalan kecuali apabila amalan itu dilakukan ikhlas karenanya” (Hadits Shohih Riwayat Abu Daud dan Nasai). Dalam hadits ini dijelaskan bahwa seseorang yang dia berjihad, suatu amalan yang sangat besar nilainya, namun dia tidak ikhlas dalam amal perbuatannya tersebut, maka dia pun tidak mendapatkan balasan apa-apa.

More complete read here